Kampus Baru STP Dian Mandala

May 28, 2009 by  
Filed under Beranda, Umum

MOBILER DAN SARANA PELENGKAP
STP (SEKOLAH TINGGI PASTORAL) DIAN MANDALA
GUNUNGSITOLI, KEUSKUPAN SIBOLGA
Jln. Nilam no 4 GUNUNGSITOLI  22815

1. Selayang pandang STP Dian Mandala

*Tatkala Uskup Mgr. Dr. Anicetus Sinaga OFMCap. masih memangku jabatan Administrator, beliau bersama para penasehatnya dan didukung oleh tokoh-tokoh umat memutuskan untuk mendirikan sekolah PGA Dian Mandala pada tahun 1979. Beliau yang terkenal sebagai seorang visioner melihat bahwa babak baru pengakaran Gereja di Keuskupan Sibolga haruslah melalui tanaga-tenaga yang terdidik khusus dan sistimatis di bidang keagamaan. Berduyun warga Gereja Keuskupan Sibolga mengecap pendidikan PGA Dian Mandala hingga tahun 1990. Seiring dengan itu diutus tamatan terbaik untuk distudikan di IPI Malang (Jawa Timur) agar kelak tersedia tenaga pengajar yang meyakinkan dan profesional.

*Pada tahun 1991 terjadilah peningkatan besar. Keuskupan Sibolga memohon kepada Bapak Dirjen Bimas Katolik Jakarta untuk membuka program D II dan D III. Maka didirikanlah Institut Pastoral Indonesia Gunungsitoli Filial IPI Malang di Nias. Kampusnya berlokasi di gedung PGA yang tidak lagi operasional. Dengan jenjang pendidikan D II dan D III, para lulusan dengan lebih meyakinkan mengajar agama di SD dan SMP Negeri dan Swasta bahkan juga di tingkat SMA.

*Keberanian menumpuk dalam diri pimpinan keuskupan sehingga pada tahun 2004 Pemerintah c/q Bapak Dirjen Bimas Katolik Depag RI merestui dan memberi ijin kepada STP Dian Mandala Gunungsitoli filial STP-IPI Malang untuk menyelenggerakan Kuliah Kelas Jauh (KJJ) Program S1. Status masih filial Malang.

*Babak mutakhir pun datang. Uskup baru Keuskupan Sibolga Mgr. Dr. Ludovicus Simanullang OFMCap. setelah bersidang dengan Dewan Imam dan Dewan Penasehat, dan setelah merekam suara-suara tokoh umat dan para dosen serta mahasiswa, mengeluarkan keputusan Nomor 050/KS-SK/2007, Sibolga tanggal 20 Desember 2007 untuk mendirikan SEKOLAH TINGGI PASTORAL DIAN MANDALA. Dijelaskan bahwa Sekolah Tinggi ini milik Keuskupan Sibolga dan bernaung di bawah Departemen Agama Republik Indonesia.

*Keputusan ini menetapkan pendirian Perguruan Tinggi Agama Katolik Swasta (PTAKS) yang mandiri, yang dikelola langsung oleh Keuskupan Sibolga. Sekolah ini diberi nama STP Dian Mandala sesuai dengan nama panggilan yang sudah dibaptis pada waktu berdirinya PGA tempo dulu. Dalam rangka mengurus pendirian ini bapak Uskup menerbitkan surat keputusan yang menugaskan Pastor Marinus Telaumbanua untuk mengurus ijin pengelolaan dari Pemerintah dalam hal ini Dirjen Bimas Katolik Depag RI.

* Panitia Pelaksana Pembangunan Gedung Baru STP Dian Mandala diangkat oleh Uskup Keuskupan Sibolga dengan surat keputusan (SK N0. 013/KS-SK/2008, tertanggal Sibolga 13 Februari 2008). Ketua: Ny. Lenny B. Baeha, Sekretaris: Yulius B. Duha, Bendahara: Yanto Susilo, Anggota: Adrianus Gulõ, SH, Bernard Nazara, ST.Msi, Dalifati D. Ziliwu, S.Pd, Sr. Clara Duha OSF bersama dengan personil lainnya. Gedung baru ini akan lebih memenuhi persyaratan untuk penyelenggeraan studi di Perguruan Tinggi. Lokasinya di Jln. Nilam no 4, berjarak sekitar 100 m dari gedung lama. Gedung ini mulai dibangun pada tgl 29 Mei 2008 yang dikerjakan oleh seorang kontraktor kenamaan dari Medan yakni Bpk. Petrus. Gedung baru didirikan di atas tanah milik keuskupan seluas 1.323 m², berlantai dua. Taksasi biaya bangunan fisik sebesar Rp 2.958.862.000, yang bersumber dari: Hasil Pesta Pembangunan STP, bantuan dari Keuskupan Sibolga, Dana APBD Kab. Nias TA. 2007 dan 2008, bantuan sisa dana BRR TA.2008 dan dana APBD Kab. Nias TA.2008. Pembangunan diupayakan selesai akhir Juli 2009, setelah terhenti sekitar 4 bulan menunggu cairnya dana yang dijanjikan.

*Ijin operasional dari pemerintah tidak lama terlalu lama ditunggu. Bapak Dirjen Bimas Katolik Depag RI Bpk. Drs. Stef Agus menerbitkan keputusan pemberian ijin operasional STP Dian Mandala Guinungsitoli melalui Surat Keputusan Nomor Dj.IV/Hk. 00.5/137/2008, Jakarta teratnggal 13 Agustus 2008. Dengan demikian sah dan resmi secara yuridis pendirian STP Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga.

2 Tujuan Pendirian STP Dian Mandala

Tujuan Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga adalah:

1).  Umum:

Menyelenggarakan Pendidikan dan Pengajaran atas dasar iman Katolik yang berpangkal pada moral Katolik, ajaran Gereja Katolik dan kebudayaan Indonesia secara ilmiah. Pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian, seminar, simposium, dan pengabdian kepada masyarakat dijalankan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

2).  Khusus:

2.1  Bersama Pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah di wilayah Keuskupan Sibolga, Provinsi Sumatera Utara mendukung dan menciptakan tenaga-tenaga Guru Agama Katolik dan Katekis yang beriman, profesional, handal dan berdedikasi tinggi dalam melayani umat dan siswa-siswi di sekolah maupun masyarakat keseluruhan.

2.2  Mendidik kaum awam Katolik untuk berperan serta dalam Karya Pastoral.

3 Visi dan Misi STP Dian Mandala

VISI: Terwujudnya sivitas akademis yang menghasilkan Guru Agama Katolik, Katekis Paroki dan Tenaga Pastoral yang beriman, berpengetahuan, berwawasan luas, mampu berdialog, dan bercitarasa kegerejaan, serta berdedikasi tinggi, terampil mewarta dan membangun persekutuan umat beriman.

MISI: 1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran akademis atas dasar iman Katolik.

  1. Mendidik tenaga Guru Agama Katolik yang profesional, kreatip dan komunikatip
  2. Mendidik tenaga pastoral yang berdedikasi tinggi melayani komunitas gerejani  dalam ragam kelompok kategorial.
  3. Mendidik kaum awam Katolik yang berdaya mengahayati nilai-nilai injil di tempat pengabdian masing-masing dan di dalam masyarakat yang majemuk dan multi dimensi.

4. Lembaga Mitra

Yang menunjang kelangsungan dan keberadaan STP Dian Mandala yang secara nyata menyokong, mendukung, menganimasi dan sekaligus menghrapkan serta membutuhkan adalah:

1.   Keuskupan Sibolga: yang memperlihatkan kasih dan keprihatinan atas pendidikan iman putra/i Gereja di seluruh keuskupan. Untuk tujuan itu STP Dian Mandala didirikan dan dikelola oleh Keuskupan agar tersedia tenaga guru agama dan katekis yang menjadi tenaga utama dalam membina seluruh umat.

2.   Paroki-paroki: yang berjumlah 21 buah mengutus dan merekomendasikan calon-calon mahasiswa baru dan menerima mereka waktu program KKN dan mendapatkan pertolongan dari mahasiswa yang telah menamatkan studi di STP Dian Mandala.

3.   Ditjen Bimas Katolik Deparetemen Agama RI bersama jajarannya di daerah yang nyata-nyata menunjukkan perhatian besar dan memberi informasi yang berharga perihal kebutuhan ketenagaan guru agama Katolik.

4.   Kantor Dinas Pendidikan setempat: khususnya di Kabupaten Nias yang menerima dengan senang hati proposal yang diajukan untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk pengelolaan STP Dian Mandala.

5.   Komisi Kateketik, Komisi Liturgi dan Komisi Kitab Suci, Komisi Komunikasi Sosial dan PSE Keuskupan Sibolga: sangat menolong dalam menyebarkan informasi dan dengan ringan hati menjadi tenaga pengajar.

6.   Pemerintah Kabupaten Nias c/q Bapak Bupati Nias: melihat dengan baik kurangnya tanaga guru agama Katolik dan tenaga pembina umat basis di seluruh Kabupaten Nias yang terdiri dari 34 kecamatan. Dana bantuan untuk pembangunan kampus baru STP Dian Mandala diperoleh karena usaha Pemda Nias.

7.   Lembaga legislatip Kabupaten Nias hingga sekarang tetap menyetujui penyaluran dana bantuan tahunan untuk kelangsungan hidup STP Dian Mandala.

8.  Pimpinan Daerah Kabupaten Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunungsitoli, yang baru saja diresmikan demi percepatan pembangunan dan kesejaheteraan rakyat termasuk penjaminan terselenggeranya pendidikan menurut unitnya masing-masing.

9.   Teman seperjuangan IKIP Gunungsitoli yang merelakan 1-2 orang dosennya menjadi dosen di STP Dian Mandala.

10.  Dewan Pembina STP Dian Mandala: dibentuk dan diangkat oleh Uskup Keuskupan Sibolga sebagai Badan Pengurus yang memikirkan, merancang, mengembangkan dan memantau arah dan gerak langkah STP Dian Mandala.

5. Ketenagaan Dosen

TAHUN

Dosen Tetap

Jumlah

Dosen Tidak Tetap

Jumlah

Total

S1

S2

S3

S1

S2

S3

2008

5

1

1

7

14

3

-

17

24

2009

5

1

1

7

14

3

-

17

24

2010

4

3

1

8

13

5

-

18

24

2011

4

3

1

8

13

5

-

18

26

2012

3

4

1

8

13

5

-

18

26

2013

3

5

1

9

13

5

-

18

27

6. Tenaga Administrasi

Tahun

Pegawai

Jumlah

Tetap

Tidak Tetap

2008

1

2

3

2009

1

3

4

2010

2

2

4

2011

3

3

6

2012

3

3

6

2013

3

3

6

7. Sumber Dana Kegiatan

Keuskupan Sibolga selaku pemilik dan pendiri Sekolah Tinggi Pastoral (STP) bertindak sebagai penyandang dana utama dan pertama demi keberadaan dan kelangsungan hidup STP Dian Madala. Secara rinci kami urutkan sumber dana.

1)   Keuskupan Sibolga menyediakan tanah yang sekarang dijadikan lokasi baru Kampus Sekolah Tinggi Pastoral Dian Mandala Gunungsitoli.

2)   Dana operasional Sekolah Tinggi Pastoral (STP) ini, berkisar Rp 13.000.000/bulan sepenuhnya menjadi tugas dan tanggung jawab Keuskupan Sibolga melalui Dewan Pembina STP Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga. Subsidi ini akan semakin dikurangi dari tahun ke tahun.

3)   Uang kuliah mahasiswa setiap semester turut menjadi dana pengelolaan pendidikan.

4)   Dana bantuan diterima dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nias setiap tahun, yang besarnya tergantung pada kemurahan hati Pemda Nias dan pengertian Anggota-anggota Legislatip.

5) Dana bantuan pengelolaan pendidikan diterima juga dari Ditjen Bimas Katolik Departemen Agama Republik Indonesia setiap tahun.

8. Bidang Ilmu Yang Diselenggerakan

Sekolah Tinggi Pastoral Dian Mandala menyelenggarakan Program Pendidikan (Prodi) Pastoral Kateketik, dengan jenjang pendidikan Strata Satu (Sarjana Agama). Matakuliah berkisar pada: Kitab Suci, Teologi, Moral, Dokumen Gereja, Pastoral, Kateketik, Ilmu Pendidikan, Didaktik, Psikologi, Praktek Mengajar, ditambah dengan Week-End Pastoral, KKN dll.

9. Kebutuhan Masyarakat Akan Tenaga Guru Agama / Tenaga Pastoral

Dalam Dunia Pendidikan di Sekolah Umum (SD, SMP, SMA/SMK dan PT) dan kebutuhan paroki-paroki:

Tenaga Guru Agama Katolik di Dekanat Nias (terbagi dalam 14 paroki) dibutuhkan sebanyak 560 orang. Diperkirakan kebutuhan tenaga guru agama Katolik di Dekanat Tapanuli (terbagi dalam 7 paroki) sekitar 130 orang. Total kebutuhan di seluruh Keuskupan Sibolga sebanyak 690 orang.

10. Prospek Minat Mahasiswa

Jumlah mahasiswa bervariasi tergantung pada minat dan bakat, kemampuan finansial, dukungan dari pelbagai pihak dan penempatan bagi mereka yang telah tamat. Jumlah mahasiswa baru dalam 5 tahun terakhir:

Tahun                       Mahasiswa Baru

2003                          64

2004                          22

2005                          30

2006                          44

2007                          58

2008                          67

2009                          ??? (perkiraan antara 60-70 0rang)

11.     PROPOSAL PERMOHONAN MOBILER DAN SARANA LAIN UNTUK STP (SEKOLAH TINGGI PASTORAL) DIAN MANDALA GUNUNGSITOLI, KEUSKUPAN SIBOLGA, Jln. Nilam no 4 GUNUNGSITOLI  22815

Gedung baru akan mulai dipergunakan pada bulan Agustus 2009. Kelengkapan mobiler dan sarana lainnya masih membutuhkan dana yang agak besar. Sarana dibutuhkan baik oleh mahasiswa, pegawai, para dosen dan pimpinan STP demi kelancaran perkuliahan, pengarsipan dokumen, pajangan buku-buku / majalah, pembimbingan akademik, pengembangan diri,  pelatihan, dan demi keamanan dan suasana yang mendukung, dll.

Agar lebih rinci kami urutkan menurut gambar bangunan:

I                       RUANG PIMPINAN: Ketua, Puket 1, 2, dan 3

-Meja biro 4 buah; kursi biro 4 buah; kursi 8; sice 4 set; fail kabinet berlaci 3 sebanyak 5 buah; lemari 4; meja komputer 4; rak dinding 4; brandkas 1; ac 4 set.

II.                     RUANG DOSEN (6x8m)

-meja berlaci 12 buaqh; kursi bergabus 24; rak dinding 1; lemari 1; meja komp1  1

III                    BIRO (BAAK) (8×4.5m):

-meja biro 1; kursi biro 1; kursi tamu 4; meja komputer 1; fail kabinet 8 buah (berlaci 3); rak dinding; lemari 2; meja 3; ac 1 set

IV.                   RUANG PENYULUHAN (3×2.5m):

-meja berlaci 1; kursi 6; meja komputer 1;

V                     RUANG BIRO AKADEMIK (publikasi dan penelitian) (4.5x3m)

-meja biro 3; kursi biro 3; kursi 8, meja komputer 3; fail kabinet 3 (berlaci 3); rak dinding 3; lemari 3; mesin fax ; 2 set ac

VI.                   RUANG SENAT MAHASISWA (8x6m):

-meja biasa 6; kursi kayu 24; rak dinding; lemari; meja komputer 6; fail kabinet 3 (berlaci 3); 2 set ac; rak untuk peralatan audio-visual; antena parabola

VII                   RUANG KULIAH 5 BUAH (@ 9x8m)

-meja dosen 5, kursi dosen 5, papantulis besar 5; rak dinding 5; lemari 5; mimbar kotbah / public speaking 5; layar proyektor (infocus) 5; kursi kulaih 250; soundsystem (amply, mik, loudspeaker) 5 set.; 10 set ac

VIII                  DAPUR KECIL (3X5M):

-meja 1; kursi 2; rak gelas/piring 1

IX                    AULA (15X8m)

-Kursi kuliah 150;meja 3; rak dinding 2; papantulis 2; layar proyektor 1; lemari 1; kursi palstik 10 lusin; 6 set ac

X                     RUANG MUSIK (3×8, bagian belakang aula)

-Meja 1; kursi kuliah 10; rak dinding 1

XI                    GUDANG (3x8m):

-Rak dinding panjang; meja 1; kursi kayu 2

XII                   PERPUSTAKAAN

-rak buku 24 buah; meja baca 6; kursi kayu 20; meja biro 1; kursi biro 1; lemari 2

XIII                  KAKI LIMA

-bangku panjang 16 buah @ 2.5m

XIV                 HALAMAN

-bangku panjang 14 buah @ 2.5m

XV                   RUANG MUSIK

-Organ, keyboard, dan gitar

REKAPITULASI:

Total volume mobiler dan sarana pelengkap yang dibutuhkan dan dimohonkan:

1) Meja biro: 9 buah

2) Kursi biro: 9 buah

3) Meja guru/dosen berlaci satu: 20 buah

4) Kursi bergabus di ruang dosen: 24 buah

5) AC ruang kerja dan aula: 10 set

6) Kursi kuliah: 350 buah

7) Kursi plastik: 160 buah

8) Kursi kayu: 50 buah

9) Bangku panjang: 30 buah

10) Rak buku di perpustakaan: 24 buah

11) Meja baca:12

12) Rak dinding di ruangan (menurut lebar/panjang dinding): 18 buah

13) Papantulis: 5 buah

14) Papan pengumuman: 3 buah

15) Lemari: 19 buah

16) Fail kabinet berlaci tiga: 21 set

17) Sice (di ruang kerja pimpinan): 4 set

18) Meja komputer: 15 buah

19) Komputer: 15

20) Antena parabola: 1

21) Fax / fotokopi / printer: 1 set

22) Brandkas: 1 buah

23) Sound-system di ruang kuliah (ampli, mik, loudspeaker): 5 set

24) Mimbar kotbah di ruang kuliah dan aula: 6 buah

25) Layar proyector: 5 buah

26) Rak dapur: 1 set; piring: 3 lusin; sendok/garpu: 3 lusin; gelas: 3 lusin.

27) Genset: 1 unit.

28) Van / kipas angin: 12 set.

29) Organ: 1 buah

30) Keyboard: 1 buah

Demikianlah informasi tentang sejarah STP Dian Mandala, tentang gedung baru yang lebih memadai dan perihal kebutuhan mobiler dan sarana pelengkapnya.

Ribuan terimakasih kepada pihak penderma,

STP Dian Mandala, 28 Mei 2009

Pastor Marinus Telaumbanua OFMCap.
(K e t u a)

NB: Baiknya dibelikan meja / kursi kayu / papantulis / papan pengumuman / lemari / bangku panjang yang tahan lama. Pertukangan LAVERNA Gunungsitoli mampu menukanginya dengan sangat baik. Banyak terimakasih.