About


Tujuan Pendirian STP Dian Mandala

Tujuan Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga adalah:

1).  Umum:

Menyelenggarakan Pendidikan dan Pengajaran atas dasar iman Katolik yang berpangkal pada moral Katolik, ajaran Gereja Katolik dan kebudayaan Indonesia secara ilmiah. Pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, penelitian, seminar, simposium, dan pengabdian kepada masyarakat dijalankan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

2).  Khusus:

2.1  Bersama Pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah di wilayah Keuskupan Sibolga, Provinsi Sumatera Utara mendukung dan menciptakan tenaga-tenaga Guru Agama Katolik dan Katekis yang beriman, profesional, handal dan berdedikasi tinggi dalam melayani umat dan siswa-siswi di sekolah maupun masyarakat keseluruhan.

2.2  Mendidik kaum awam Katolik untuk berperan serta dalam Karya Pastoral.

Apa Visi dan Misi STP Dian Mandala?

VISI: Terwujudnya sivitas akademis yang menghasilkan Tenaga Pastoral, Katekis dan Guru Agama Katolik yang beriman, berpengetahuan, berwawasan luas, mampu berdialog, dan bercitarasa kegerejaan, serta berdedikasi tinggi dan terampil mewarta dan membangun persekutuan umat beriman.

MISI:

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran akademis atas dasar iman Katolik.
  2. Mendidik tenaga pastoral yang berdedikasi tinggi melayani komunitas gerejani  dalam ragam kelompok kategorial.
  3. Mendidik tenaga Guru Agama Katolik yang profesional, kreatip dan komunikatip.
  4. Mendidik kaum awam Katolik yang berdaya mengahayati nilai-nilai injil di tempat pengabdian masing-masing dan di dalam masyarakat yang majemuk dan multi dimensi.

    LEMBAGA yang menunjang kelangsungan dan keberadaan STP Dian Mandala yang secara nyata menyokong, mendukung, menganimasi dan sekaligus menghrapkan serta membutuhkan adalah:

    1.   Keuskupan Sibolga: yang memperlihatkan kasih dan keprihatinan atas pendidikan iman putra/i Gereja di seluruh keuskupan. Untuk tujuan itu STP Dian Mandala didirikan dan dikelola oleh Keuskupan agar tersedia tenaga guru agama dan katekis yang menjadi tenaga utama dalam membina seluruh umat.

    2.   Paroki-paroki: yang berjumlah 21 buah mengutus dan merekomendasikan calon-calon mahasiswa baru dan menerima mereka waktu program KKN dan mendapatkan pertolongan dari mahasiswa yang telah menamatkan studi di STP Dian Mandala.

    3.   Deparetemen Agama setempat: melalui Kasi Bimas Katolik menunjukkan perhatian besar dan memberi informasi yang berharga perihal kebutuhan ketenagaan guru agama Katolik di wilayahnya masing-masing.

    4.   Kantor Dinas Pendidikan setempat: khususnya di Kabupaten Nias yang menerima dengan senang hati proposal yang diajukan untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk pengelolaan STP Dian Mandala.

    5.   Komisi Kateketik, Komisi Liturgi dan Komisi Kitab Suci, Komisi Komunikasi Sosial dan PSE Keuskupan Sibolga: sangat menolong dalam menyebarkan informasi dan dengan ringan hati menjadi tenaga pengajar.

    6.   Pemerintah Kabupaten Nias c/q Bapak Bupati Nias: melihat dengan baik kurangnya tanaga guru agama Katolik dan tenaga pembina umat basis di seluruh Kabupaten Nias yang terdiri dari 34 kecamatan. Dana bantuan untuk pembangunan kampus baru STP Dian Mandala diperoleh karena usaha Pemda Nias.

    7.   Lembaga legislatip Kabupaten Nias: tetap menyetujui penyaluran dana bantuan tahunan untuk kelangsungan hidup STP Dian Mandala.

    8.  Bila terwujud pemekaran Kabupaten / Kota di Pulau Nias maka akan bertambah kebutuhan tenaga terdidik di bidang keagaamaan untuk lingkungan sekolah maupun untuk pembimbingan masyarakat Katolik secara keseluruhan.

    9.   Teman seperjuangan IKIP Gunungsitoli yang merelakan 1-2 orang dosennya menjadi dosen di STP Dian Mandala.

    10.        Dewan Pembina STP Dian Mandala: dibentuk dan diangkat oleh Uskup Keuskupan Sibolga sebagai Badan Pengurus yang memikirkan, merancang, mengembangkan dan memantau arah dan gerak langkah STP Dian Mandala.