Pembiayaan Selama Lima Tahun (2008-2013)

July 7, 2009 by  
Filed under Mahasiswa, Mahasiswa Baru, News

1) Dana investasi untuk tahun 2008-2013: untuk rehap, peralatan baru, studi lanjut dosen, perjalanan dinas, pengembangan pendidikan disediakan sebesar Rp 1.050.000.000 (satu miliar limapuluh juta rupiah).

2)   Biaya penyelenggaraan: gaji, honor, ATK, perpustakaan, majalah dan koran, telpon, listrik, pos, tehnisi, kebutuhan rutin, seminar, studi banding, penataran, rapat dll. diprediksi Rp 1.200.000.000 (satu miliar duaratus juta rupiah).

3)   Proyeksi aliran dana (2008-2013):

- Uang kuliah mahasiswa = Rp. 600.000.000,-

- Sumbangan Pemda Nias = Rp. 500.000.000,- (5xRp 100 juta)

- Sumbangan Ditjen Bimas Katolik Depag RI = Rp. 1.750.000.000,- (5xRp 350 juta)

- Subsidi Keuskupan = Rp. 400.000.000,-

Perihal subsidi keuskupan, kami para fungsionaris sudah bertekad untuk meminta semakin sedikit. Insya Allah Bapak Uskup, sesudah 5 tahun subsidi tidak kami mohon lagi mengingat kebutuhan-kebutuhan pendanaan untuk 21 paroki tidak pernah tetap ada habisnya sepanjang tahun.

KESIMPULAN

Mendesaknya kebutuhan besar akan tenaga guru agama Katolik dan tenaga pastoral lainnya, tersedianya fasilitas yang memenuhi persyaratan yang akademis, sehat dan lengkap, tersedianya tenaga kependidikan dan tenaga administrasi yang tetap dikembangkan, adanya dukungan positip dan menggembirakan dari banyak pihak, adanya mahasiswa yang merasa terpanggil menjadi pelayan gerejani, adanya kemampuan finansial untuk pengelolaan yang baik dan kontinu maka dapat disimpulkan:

1) Sangat layak didirikan STP Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga pada tahun ajaran 2008/2009 ini.

2)   Program yang diselenggerakan adalah program S1.

3)   Ijin yang diberi hendaknya meliputi: Program S1 reguler, program KKK (Kuliah Kelas Khusus) dan program KJJ (Kuliah Kelas Jauh). Ketiga program ini akan tepat menjawab kebutuhan masyarakat banyak khususnya sekolah-sekolah, dan selain itu tenaga pendidik pun akan berijazah S1 (Sarjana Agama).

Di antara kami dosen sempat memang muncul pertanyaan: Apa karakter/keunggulan STP Dian Mandala nantinya? Kami masih bermenung, mungkin di bidang kerasulan, mungkin di bidang penerbitan buku-buku bina iman, mungkin dengan menggalakkan Komunitas Basis Gerejani atau akan unggul di bidang analisis sosial.

Mari kita nantikan dan kita sambut Keputusan Dirjen Bimas Katolik Depag RI Bpk. Drs. Stef Agus. Beliau membawa kado yang amat berharga bagi Keuskupan Sibolga yang dengan sepenuh hati mendukung pemerintah dalam hal pendidikan yang berkwalitas demi kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara Republik Indoesia. Motto STP kita: “STP DIAN MANDALA BERCAHAYALAH” (Mt 5:16).

Akhir kata kami kutip seruan Pemazmur (Mzm 33:20-21): “Jika kita menanti-nantikan Tuhan, Dialah penolong kita dan perisai kita. Ya, karena Dia hati kita bersukacita sebab kepada Nama-Nya yang kudus kita percaya.”

Sekian dan terimakasih, P. Marinus Telaumbanua OFMCap. (Selasa, 14 Oktober 2008)

Keadaan Aktual Guru Agama Katolik di Dekanat Nias

July 7, 2009 by  
Filed under Mahasiswa, Mahasiswa Baru, News

Ø Kabupaten Nias (data tahun 2007)

No.

Jenis Sekolah

Jlh Sekolah

Jlh Guru Agama Katolik yang ada

Jlh Kebutuhan Guru Agama Katolik

Kekurangan

Guru Agama

1. SD 444 Unit 98 Orang 288 Orang 190
2. SMP 103 Unit 11 Orang 51 Orang 40
3. SMA 59 Unit 2 Orang 30 Orang 28
4. Perguruan Tinggi 2 Unit - Orang 2 Orang 2
111 orang 371 Orang 260

Ø Kabupaten Nias Selatan (data tahun 2008)

No.

Jenis Sekolah

Jumlah Sekolah

Jumlah Guru Agama Katolik yang ada

Jumlah Kebutuhan Guru Agama Katolik

Kekurangan

Guru Agama

1. SD 298 Unit 37 Orang 261 Orang 224
2. SMP 68 Unit 9 Orang 59 Orang 50
3. SMA 29 Unit 2 Orang 27 Orang 25
4. Perguruan Tinggi 1 Unit - Orang 1 Orang 1
48 orang 348 Orang 300

Total kekurangan Guru Agama Katolik di Dekanat Nias 260 + 300 = 560 orang.

Kekurangan Guru Agama di Dekanat Tapanuli bisa mencapai 130 orang (data akurat masih dalam penantian). Jadi di seluruh Keuskupan Sibolga dinantikan saat ini sebanyak 630 orang Guru Agama Katolik.

Sumber Dana Kegiatan

July 7, 2009 by  
Filed under Mahasiswa, Mahasiswa Baru, News

Keuskupan Sibolga selaku pemilik dan pendiri Sekolah Tinggi Pastoral (STP) bertindak sebagai penyandang dana utama dan pertama demi keberadaan dan kelangsungan hidup STP Dian Madala. Secara rinci kami urutkan sumber dana.

1)   Keuskupan Sibolga menyediakan tanah yang sekarang dijadikan lokasi baru Kampus Sekolah Tinggi Pastoral Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga seluas = 2.500m.2

2)   Dana operasional Sekolah Tinggi Pastoral (STP) ini, berkisar Rp 13.000.000/bulan sepenuhnya menjadi tugas dan tanggung jawab Keuskupan Sibolga melalui Dewan Pembina STP Dian Mandala Gunungsitoli, Keuskupan Sibolga.

3)   Uang kuliah mahasiswa setiap semester turut menjadi dana pengelolaan pendidikan.

4)   Dana bantuan diterima dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nias setiap tahun, yang besarnya tergantung pada kemurahan hati Pemda Nias dan kebaikan Anggota-anggota Legislatip.

5) Dana bantuan pengelolaan pendidikan diterima juga dari Ditjen Bimas Katolik Departemen Agama Republik Indonesia setiap tahun.